PETIEMASSUMATERA.COM, Lima Puluh Kota – Komitmen untuk hadir di tengah masyarakat kembali ditegaskan oleh Ketua Umum Tedi Sutendi SH. MH. Dalam sebuah pertemuan penuh semangat yang digelar pada Minggu, 26 April 2026, di lahan perkebunan miliknya di Air Suci, Taram, Kabupaten Lima Puluh Kota. Tedi Sutendi, SH., MH., menyerukan kepada seluruh jajaran dan anggota LSM Generasi Indonesia Bersih (GIB) untuk terus menjaga semangat perjuangan demi kepentingan rakyat.
Acara yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan itu menjadi momentum penting bagi seluruh kader GIB untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menegaskan posisi GIB sebagai lembaga sosial kontrol yang siap berdiri di garis depan membela masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua GIB Kabupaten Lima Puluh Kota, Khairul Apit, yang juga dikenal sebagai mantan anggota dewan. Kehadiran Khairul Apit bersama anggota GIB dari berbagai wilayah di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh semakin mempertegas besarnya dukungan terhadap gerakan sosial yang diusung organisasi tersebut.
Dalam sambutannya, Tedi Sutendi menegaskan bahwa GIB tidak hanya hadir sebagai organisasi biasa, tetapi sebagai wadah perjuangan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil.
”Saya mengajak seluruh anggota GIB agar tetap semangat, tetap solid, dan terus berjuang demi rakyat. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita harus siap mengayomi, melindungi, dan menjadi tempat masyarakat mengadu ketika mereka menghadapi persoalan,” tegas Tedi di hadapan seluruh peserta.
Lebih lanjut, Tedi menyoroti masih banyaknya masyarakat yang belum memahami hukum, sehingga kerap menjadi korban ketidakadilan, manipulasi, hingga perampasan hak.
”Masyarakat kita masih banyak yang buta hukum. Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk membodohi, mengakali, bahkan merampas hak mereka. Di sinilah GIB harus hadir. Kita siap memberikan perlindungan hukum, pendampingan, dan membela kebenaran,” ujarnya dengan nada tegas.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir. Mereka menilai, komitmen yang disampaikan Ketua Umum GIB merupakan bukti nyata bahwa organisasi ini tidak sekadar hadir sebagai simbol, tetapi benar-benar siap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat.
Tak hanya itu, Tedi juga menegaskan bahwa GIB siap menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya roda pemerintahan. Menurutnya, pemerintahan yang baik harus selalu mendapat dukungan sekaligus pengawasan agar tetap berjalan sesuai koridor hukum dan kepentingan rakyat.
”GIB siap mengawal jalannya roda pemerintahan. Kita mendukung setiap program yang berpihak kepada rakyat, namun kita juga akan bersikap kritis jika ada kebijakan yang merugikan masyarakat. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kita sebagai elemen bangsa,” katanya.
Ketua GIB Lima Puluh Kota, Khairul Apit, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya atas kepemimpinan Tedi Sutendi yang dinilai mampu membangun semangat juang seluruh anggota.
Menurutnya, GIB harus menjadi organisasi yang benar-benar hidup di tengah masyarakat, bukan sekadar nama tanpa karya.
”Arahan Ketua Umum sangat jelas. Kita harus hadir untuk rakyat, menjadi solusi, dan menjadi pelindung bagi mereka yang membutuhkan keadilan,” ungkap Khairul Apit.
Suasana keakraban begitu terasa sepanjang acara. Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, pertemuan tersebut juga mempererat hubungan antaranggota dari berbagai daerah.
Momentum ini diyakini akan semakin memperkuat eksistensi GIB di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh.
Di penghujung acara, seluruh peserta menikmati makan bersama dalam suasana penuh kebersamaan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan tekad bersama untuk terus mengabdi kepada masyarakat.
Dengan semangat yang terus berkobar, GIB menegaskan komitmennya: hadir untuk rakyat, membela kebenaran, dan menjadi benteng perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan keadilan.
Wartawan: Yori Despianto






