News  

Warung Remang-remang di kecamatan Pangkalan Koto Baru Diduga Kembali Jadi Lokasi Prostitusi Terselubung

Oplus_131072

PETIEMASSUMATERA.COM Limapuluh Kota — Sejumlah warung di kawasan perbatasan Nagari Pangkalan dan Nagari Tanjuang Balik (Sibumbun), Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, diduga kembali menjalankan praktik prostitusi terselubung. Dugaan ini muncul meski kawasan tersebut sebelumnya telah beberapa kali ditertibkan oleh aparat gabungan pemerintah daerah.

Oplus_131072

Pantauan di lapangan, Kamis (8/1/2026), menemukan belasan warung kembali beroperasi. Warga menyebut aktivitas tersebut berlangsung terutama pada malam hari mulai pukul 21:00. wib- 06:00 wib. dan siang nya pukul 10:00.wib-18:00.wib.
Jadwal tersebut dinilai memanfaatkan lemahnya pengawasan pasca-penertiban oleh pihak-pihak yang terkait.

Oplus_131072

informasi terpercaya yang dihimpun dari sejumlah warga setempat menyebutkan bahwa aktivitas di warung-warung tersebut tidak hanya sebatas warung kopi biasa.
Warga menyebutkan adanya praktik prostitusi terselubung yang berlangsung secara tertutup, terutama pada tengah malam hingga siang menjelang sore.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, warung-warung disewakan kepada pihak dari luar daerah dan mempekerjakan beberapa perempuan muda.

“Sudah pernah ditertibkan, tapi tidak lama kemudian buka lagi. Ini menunjukkan pengawasan yang tidak berkelanjutan,” kata seorang warga.

“Kami berharap ada pengawasan yang berkelanjutan, bukan hanya penertiban sementara,” ujarnya.

Warga juga berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera melakukan penindakan agar aktivitas serupa tidak terus berulang.

(Tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *