PETIEMASSUMATERA.COM Limapuluh Kota — Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, warga bersama sejumlah kelompok yasin di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, kembali menyuarakan keresahan terkait dugaan beroperasinya kembali warung-warung remang-remang di kawasan perbatasan Nagari Pangkalan dan Nagari Tanjuang Balik (Sibumbun).
Warung-warung tersebut diduga menjalankan praktik prostitusi terselubung dan seolah kebal terhadap penegakan hukum, meskipun sebelumnya telah beberapa kali ditertibkan oleh aparat gabungan pemerintah daerah.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Minggu (11/1/2026), belasan warung dilaporkan kembali beroperasi secara terselubung. Aktivitasnya berlangsung hampir sepanjang hari. Pada malam hari, operasional dimulai sekitar pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB, sementara pada siang hari beroperasi dari pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Warga menilai pola operasional tersebut memanfaatkan lemahnya pengawasan pascapenertiban. Informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat menyebutkan bahwa aktivitas warung tidak hanya sebatas usaha warung kopi, melainkan diduga kuat menjadi tempat praktik prostitusi terselubung, terutama pada tengah malam hingga siang menjelang sore.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa warung-warung tersebut disewakan kepada pihak dari luar daerah dan mempekerjakan sejumlah perempuan muda.
“Sudah pernah ditertibkan, tapi tidak lama kemudian buka lagi. Ini menunjukkan pengawasan yang tidak berkelanjutan,” ujarnya.
Menjelang Ramadhan, warga bersama kelompok yasin berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat bertindak lebih tegas dan konsisten dalam melakukan pengawasan serta penindakan.
“Kami berharap ada pengawasan berkelanjutan, bukan hanya penertiban sementara. Apalagi ini menjelang Ramadhan,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun aparat penegak peraturan daerah terkait langkah lanjutan terhadap dugaan aktivitas warung-warung remang-remang tersebut.
(Tim/red)






